Pengembara Gila yang mencari sesuatu atas nama Cinta

Motivasi Menulis

Arah (puisi)

Arah


kita bagaikan dua arah mata angin

ku lari ke BARAT kau lari ke TIMUR

takan bisa tuk bersatu walau sebatas temu

walau menunggu seribu windu

hanya ilusi dalam semu

ku harap bisa tuk bertemu

untuk meng-UTARA-kan rasaku

dimana tempatnya aku tak tahu

mungkin disana

ditepi laut pantai SELATAN


Daftar isi     Puisi    Cerpen     Lainya
Labels: puisi

Thanks for reading Arah (puisi). Please share...!

0 Komentar untuk "Arah (puisi)"

Seperti Kuah seblak yang beraneka rasa tapi tetap dicumbu jua

(Aku nyeblak maka aku ada)   Seperti kuah seblak yang beraneka rasa namun tetap dicumbu lidah, begitulah kenangan kadang tidak selalu mani...

Back To Top